Apa itu Antioksidan dan Radikal Bebas?

Sebelum mengenai radikal bebas dan antioksidan Anda harus memahami proses oksidasi pada tubuh. Oksidasi adalah sebuah proses kimia dalam tubuh yang membuat sel menjadi tua dan mati. Sama seperti ketika Anda melihat buah yang sudah matang dan dipetik dari pohon dan pada akhirnya menjadi busuk, begitu jugalah proses kimia pada sel tubuh manusia. Untuk mengimbangi proses oksidasi, tubuh membentuk sel-sel baru untuk mengganti sel yang mati.

Walaupun tubuh sudah menggunakan oksigen dengan sangat efektif, namun setidaknya ada 10 persen kesalahan yang bisa terjadi dan menyebabkan beberapa sel mati akibat kekurangan oksigen. Sel-sel ini kehilangan molekul oksigen penting pada tubuh mereka yang membuat mereka bebas. Selanjutnya, sel-sel ini akan berkeliaran dalam tubuh dan mencoba mengeluarkan oksigen dari sel lain yang masih sehat. Ini yang kemudian menyebabkan radikal bebas.

Sebenarnya, radikal bebas bermanfaat mengubah makanan menjadi energi pada tubuh saat manusia berolahraga. Namun jika radikal bebas yang dihasilkan melebihi jumlah antioksidan alami dapat menyebabkan stress oksidatif. Stress oksidatif adalah proses dalam tubuh yang dapat memicu kerusakan sel. Oleh sebab itulah penyakit seperti kanker, jantung, parkinson, katarak, bakteri hingga virus seperti corona bisa menyerang tubuh.

Untuk mencegah stres oksidatif, dibutuhkan antioksidan yang mampu melawan radikal bebas supaya kerusakan sel tidak terjadi. Karena, antioksidan adalah sang penyelamat ketika tubuh terserang oleh radikal bebas yang berbahaya. Antioksidan adalah zat yang memiliki elektron cukup dan mampu menangkal radikal bebas yang berlebih.

Bagikan artikel ini: